Cara Perawatan Bayi Baru Lahir Yang Baik Dan Benar

Cara Perawatan Bayi Baru Lahir Yang Baik Dan BenarKelahiran sang buah hati apalagi anak pertama tentunya sangat didambakan bagi para pasangan yang baru menikah atau yang belum mempunyai keturunan. Dan untuk Bunda yang belum memiliki pengalaman dalam Perawatan Bayi Baru Lahir tentunya sangat kesulitan. Di karenakan Perawatan Bayi Baru Lahir kadang begitu membingungkan serta kegiatan mengurus anak akan cukup merepotkan dan membuat Bunda panik.

Tentunya akan begitu menyenangkan apabila Bunda bisa merawat dan menjaga sang buah hati hingga tumbuh dewasa nanti bisa menjadi manusia yang manfaat.

Dan oleh karena itu supaya Bunda bisa merawat bayi dengan baik, berikut ini tips serta cara Perawatan Bayi Baru Lahir dengan baik dan benar yang paling mendasar dan wajib untuk Bunda ketahui, yang umum dilakukan dan  sangat disarankan oleh rumah sakit bersalin ataupun bidan.

Dan nantinya Bunda bisa menyimpulkan sendiri serta memutuskan, apakah Perawatan Bayi Baru Lahir tersebut memang bermanfaat untuk bayi Bunda.


Cara Perawatan Bayi Baru Lahir Yang Baik Dan Benar.

1. Buatlah Bayi Merasa Nyaman

Ketika masih dalam kandungan, pastinya si kecil memiliki tempat yang sangat nyaman. Namun ketika sudah di lahirkan, si kecil harus menyesuaikan lagi dengan tempat yang asing bagi mereka. Dan pada saat masa adaptasi tersebut, hal yang penting bagi para orang tua harus membuat sang bayi tetap merasa nyaman. Jangan sampai Bunda melakukan hal-hal yang membuat bayi merasa terganggu.

Harus di usahakan Bunda menempatkan bayi pada tempat yang aman dan nyaman, dan juga pantau selalu kondisi si kecil bayi itu sendiri. Contoh misal, ketika si kecil merasa kedinginan, maka oleskanlah minyak telon atau Bunda bisa beri pelukan untuk menghangatkan badannya.
Dan pada saat bayi baru lahir tentu bayi juga masih dalam keadaan lemah, karena tulang dan tubuhnya masih dalam keadaan rapuh, Serta Bunda harus melindungi si kecil dari segala sesuatu yang bisa mengancamnya.

2. Perawatan Tali Pusar

Sebaiknya Bunda selalu memperhatikan melakukan perawatan terhadap tali pusar pada bayi baru lahir, sebab daerah ini mudah sekali terkena infeksi. Dan jika tali pusar yang belum putus tak sengaja terkena air saat bayi dimandikan, sebaiknya Bunda keringkan dengan cotton buds atau kasa steril. Jangan bubuhi ramuan apa pun pada pangkal tali pusar ya Bun. Karena umumnya, tali pusar akan putus antara 1-2 minggu setelah kelahiran, tapi bisa juga terjadi lebih dini atau lebih lambat.

Perlu di perhatikan : Perawatan Bayi Baru Lahir menggunakan alkohol dan penutupan tali pusar sudah tidak dianjurkan lagi, untuk perawatan cukup menggunakan air matang dan biarkan tali pusar tetap terbuka. Serta di anjurkan tali pusar tetap kering, untuk pengelapan bisa menggunakan tissue atau kain kasa steril. Dan tetap amati terhadap tanda-tanda terjadinya infeksi.

3. Memberikan ASI Sesering Mungkin

ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, banyak sekali manfaat yang terkandung dalam ASI ini. Untuk bayi yang baru berumur 0-6 bulan alangkah baiknya Bunda selalu memberikan ASI ekslusif, lebih baik lagi jika bisa bertahan sampai si kecil berumur 2 tahun. Karena hal ini bertujuan untuk selalu menjaga daya tahan si kecil. Karena di dalam ASI terdapat anti virus yang terbukti bisa membunuh para kuman dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Selain itu juga, ASI merupakan fitrah seorang Bunda agar memaksimalkan anugerah yang telah Alloh berikan padanya.

Perlu Bunda ketahui pada bulan-bulan pertama, lapar adalah salah satu penyebab utama bayi menangis. Oleh karena itu,   Bunda sering-sering menawari bayi makan adalah cara paling efektif untuk menyetop tangisnya si kecil,  meski berarti Bunda harus sering menyusui si kecil mungkin; pagi, siang, sore dan malam. Mengapa bayi makan lagi makan lagi? karena,  rasa lapar adalah sensasi baru  bagi si kecil. Pada saat di rahim Bunda bayi  terbiasa  menerima asupan makanan terus-menerus dari plasenta, sehingga tidak pernah merasa lapar.

Bayi ketika lahir ke dunia, sistem pencernaannya belum terbiasa untuk  mencerna makanan dalam jumlah yang besar, Kemudian untuk membantu bayi beradaptasi dengan perbedaan ini, pada saat minggu-minggu pertama Bunda tidak perlu menjadwal jam makan si kecil. Berilah dia makan sesering mungkin. Dan Jadwal makan bayi akan terbentuk  di usia kira-kira lima minggu.

4. Perawatan Terhadap Mata Bayi

Menurut salah satu dokter spesialis anak  : "Air mata ini memang aneh. Dia membunuh kuman untuk beberapa menit, akan tapi setelah lewat beberapa menit, dia tak membunuh lagi, malah menjadi makanan kuman. Oleh karena itu Jadi bila air mata tergenang atau tak mengalir, tumbuhlah kuman-kuman yang lalu menimbulkan tahi mata. Dan itu dapat membahayakan kornea pada mata si kecil"
Cara Perawatan Bayi Baru Lahir Yang Baik Dan Benar

ketika bayi dalam kandungan sumber air mata pada bayi belum berproduksi sebagaimana mestinya. Dan pada saat bayi di lahirkan sumber air mata pada bayi setiap 3 detik sekali mengeluarkan air mata lalu akan mengalir ke saluran di ujung tengah mata dekat hidung. Perlu Bunda ketahui terkadang saluran sumber air mata pada bayi terbuka tapi lalu menutup lagi sehingga airmata yang seharusnya sudah mengalir jadi tergenang.
Karena itu perlukan untuk melakukan pemijatan di area sudut mata dengan menggunakan jari yang tak berkuku panjang atau cotton buds yang dibasahi air matang. Pijatlah secara lembut dari sudut mata ke bawah dan ke arah hidung, selama 3-7 kali. Dan lakukanlah lebih kurang 2 minggu, karena setelah itu, umumnya saluran air mata telah terbuka tetap dan berfungsi sebagaimana fungsinya. Untuk membersihkan tahi mata, Bunda bisa gunakan kapas steril yang dibasahi air matang. Selalu gunakan satu kapas steril untuk tiap mata ya Bun.

5. Perawatan Terhadap Kulit Bayi

Perlu Bunda ketahui kulit bayi harus di perhaitakn kebersihannya, karena merupakan sarang bagi kuman-kuman kulit. Bayi baru lahir minimal dimandikan sehari sekali karena si kecil belum tahan dingin. Bisa dengan cara berendam di bak mandi atau di basuh dengan cara dilap menggunkan waslap basah yang sudah diberi sabun bayi. Pilihlah sabun bayi yang mengandung Pro Vitamin B5. Karena ini berguna untuk merawat kesehatan kulit, memberi rasa nyaman, dan menjaga kulit agar tetap halus.
Tips : agar kulit si kecil tetap lembab dan terhindar dari kekeringan, sangat di anjurkan pemakaian baby oil yang mengandung Vitamin E.  Karena vitamin ini juga bermanfaat untuk membuat kulit tetap halus serta lembut, dan terhindar dari lecet.
Dan untuk mencegah munculnya biang keringat terhadap sikecil, Bunda bisa atur temperatur kamar bayi senyaman mungkin. Jangan sampai bayi merasa kepanasan ya Bun.

Dan harus Bunda perhatikan pada jam-jam yang banyak mengeluarkan keringat seperti siang hari, Bunda cukup lap bagian tubuh yang banyak keringat dengan kapas yang dibasahi air hangat atau tisu basah yang non alkohol. Lakukanlah sesering mungkin pada si kecil yang banyak biang keringat, terutama di daerah lipatan-lipatan pada kulit.

6. Berjemur Di Bawah Sinar Matahari Pagi

Berjemur di bawah sinar matahari, kerena sinar matahari pagi itu memang penuh dengan manfaat yang di antaranya:
  • Penuh mengandung vitamin D yang bertugas dalam proses penyerapan kalsium sehingga tulang menjadi lebih kuat
  • Menurunkan kadar bilirubin yang tinggi, terutama bagi bayi
  • Mengurangi risiko terkena kanker
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Mengurangi risiko depresi
  • Memperlancar sirkulasi darah
  • Baik untuk sistem kekebalan tubuh
  • Membuat tidur lebih nyenyak
Dan sinar matahari pagi yang paling baik untuk diserap yaitu adalah antara pukul 7.00 - 8.00 pagi. Maka, Bunda sebaiknya mengajak bayi untuk berjemur selama 15 - 30 menit di antara waktu-waktu tersebut.

Serta saat berjemur, sebaiknya bayi cukup mengenakan popok saja. Dan biarkan matahari langsung mengenai kulit. Perlu di perhatikan Jangan lupa posisi bayi dibolak-balik , supaya sinar mataharinya merata menyentuh kulit si kecil. Di rekomendasikan ketika Bunda berjemur bersama si kecil cuaca harus dalam keadaan cerah dan bersahabat, kalau cuaca berangin, sebaiknya libur dulu acara berjemurnya, Tunggu cuaca cerah dan bersahabat lagi saja.

7. Perawatan Terhadap Hidung Bayi

Bagian dalam hidung punya daya pembersih sendiri dan Bunda tidak memerlukan perawatan yang khusus. Jika ada cairan atau kotoran yang keluar dari hidung, maka cukup bersihkan bagian luarnya saja. Jangan gunakan jari Bunda atau cotton buds dan tisu yang digulung kecil untuk mengeluarkan kotoran dari dalam hidung si kecil.  Bunda hanya akan mendorong kotoran tersebut lebih jauh ke dalam atau bahkan bisa jadi menggores membran pembatas hidung.

Apabila bayi punya banyak lendir karena pilek yang mengakibatkan pernapasannya terhambat, Bunda bisa menyedot keluar dengan cara mengisapnya secara lembut atau dengan aspirator hidung bayi. Dengan cara tutuplah sebelah lubang hidung dengan jari, lalu isap sebelahnya. Begitu bergantian. Serta jangan sekali-sekali Bunda mengisap kedua lubang secara bersamaan, karena akan membahayakan terhadap si kecil. Lendir dapat naik ke telinga tengah, sehingga bisa menimbulkan infeksi telinga tengah.

8. Perawatan Terhadap Telinga Bayi

Tak lain hal nya seperti hidung, bagian dalam telingapun tidak boleh dibersihkan. Hanya saja Bunda boleh membersihkan jika kotoran itu sudah mencapai (pintu) keluar, atau setelah melewati (tikungan) di dalam lubang telinga luar. Boleh menggunakan cotton buds yang diberi air hangat agar kotoran menjadi lebih lunak, dan mudah dikeluarkan. Mintalah pertolongan dokter jika untuk membersihkan kotoran yang berada di dalam telinga dan keras.
Cara Perawatan Bayi Baru Lahir Yang Baik Dan Benar

Untuk daun telinga dapat  Bunda bersihkan tiap kali memandikan si kecil. Boleh mengunakan kapas ataupun cotton bud yang Bunda basahi dengan air hangat. Serta lakukanlah secara lembut.

9. Perawatan Terhadap Kuku Bayi

Ketika bayi baru lahir, kuku-kukunya boleh digunting. Akan tetapi lakukan secara hati-hati. Setelah digunting, kuku-kuku bayi harus dikikir. Jika tidak, kuku-kukunya akan tetap tajam dan bisa berbahaya, jika saja sampai mengenai kornea mata. Perlu diingat ya Bun, bayi selalu menggunakan tangannya untuk menyentuh apa saja, termasuk terhadap bagian-bagian wajahnya.

Baca Juga : Tahap Perkembangan Bayi 2 Usia Bulan yang Mengagumkan

Tips : Bunda bisa kenakan sarung tangan pada si kecil untuk mencegah kuku-kuku nya menggores bagian-bagian yang membahayakan. Selama si kecil dalam pengawasan, tangannya tak usah diberi sarung tangan. Karena tangan merupakan bagian dari pancaindera yang harus dikembangkan, karena indera peraba merupakan indera utama pada bayi. Bayi yang baru lahir mulai mengenal dunianya lewat sentuhan yang si kecil rasakan. Untuk pengguntingan kuku bayi dapat dilakukan saat si kecil tidur atau kala terbangun

10. Sering Bertanya kepada yang Sudah/Lebih Berpengalaman

Cara ini sangat cocok buat para pasangan yang baru pertama kali mempunyai anak bayi. Tanyakanlah apa-apa saja yang belum Bunda ketahui, untuk cara merawat bayi kepada orang yang sudah berpengalaman terutama kepada orang tua Bunda sendiri. Atau Bunda bisa membaca tips-tips seputar Cara Perawatan Bayi Baru Lahir yang kini sudah banyak beredar di Internet.

Atau Bunda bisa juga membeli buku atau menghadiri dan mengikuti pelatihan/seminar parenting yang sudah banyak beredar di sekitar kita. Dan intinya Bunda harus  sering aktif bertanya kepada orang yang sudah berpengalaman ya Bun, agar berbagai macam kesalahan yang pernah mereka perbuat tidak terulang lagi oleh Bunda tentunya.

Demikianlah Cara Perawatan Bayi Baru Lahir Yang Baik Dan Benar yang harus Bunda fahami. terima kasih telah berkunjung dan menyempatkan membaca, semoga artikel yang Bunda baca ini bermanfaat, dan sampai jumpa di artikel bermanfaat lainnya.